Bayangkan ini, kamu adalah seorang mahasiswa yang harus menetap di kost sejak kuliahmu menjadi daring dikarenakan banyaknya kasus positif COVID-19 di daerah kampusmu. Karena merasa hari-harimu kosong dan terlalu banyak waktu luang, kamu tertarik membuka sebuah toko online agar mendapatkan penghasilan tambahan dan supaya tetap ada kesibukan sekalipun #dirumahaja. Perencanaanmu sudah mantap; kamu akan menjual barang-barang keperluan anak kos sepertimu, supplier yang dekat dengan tempat tinggalmu sudah kamu temukan, kamu juga sudah mendapat beberapa calon pelanggan yang merupakan mahasiswa baru tahun 2020 yang akan memulai kuliahnya sebentar lagi. Langkah berikutnya tentu saja adalah mengamankan domain dan membuat website untuk tokomu. Tapi ketika kamu memeriksa ketersediaan domainmu, muncul tampilan seperti di bawah. 

Mengamankan Domain di markashosting.com
Mengamankan Domain di markashosting.com

Wah, domainmu sudah diambil! Kamu jadi pusing, “yah, padahal udah mateng banget dipikirin, gimana dong, masa batal sih?”. Tenang dulu, ini bukan akhir segalanya. 

Bagaimana membeli domain yang sudah diambil?

Ada beberapa skenario penyelesaian masalah di atas. Kalau suatu domain sudah diambil oleh orang lain, bukan berarti itu akan menjadi miliknya selamanya. Kamu bisa membeli domain yang kamu mau dari pemilik sekarang. Langkah pertama setelah mengetahui domainmu sudah diambil adalah pergi ke marketplace domain. Contohnya adalah Afternic  dan Sedo. Di marketplace domain ini, orang-orang melakukan transaksi jual beli domain yang sudah ada namanya. 

Tampilan Website Sedo
Tampilan Website Sedo
Tampilan Website Afternic
Tampilan Website Afternic

“Hah? Yang bener aja, domain apaan nyampe 9000 dolar??”, mungkin kamu berpikir begitu ketika masuk di salah satu web di atas. Semakin “umum” dan mudah diingat, suatu domain akan menjadi semakin mahal. Maksudnya gimana? Suatu website penjual obat herbal akan lebih mudah diingat oleh calon pembeli dan akan lebih mudah ditemukan oleh search engine seperti Google atau Bing apabila mempunyai domain seperti tokoherbal.com dibandingkan tokoherbal421.xyz. Domain .com bersifat lebih umum dibandingkan domain .xyz, dan ada pula stigma yang beredar di masyarakat awam kalau suatu situs yang berakhir dengan .xyz kredibilitasnya diragukan karena dianggap “tidak mampu” membeli domain .”betulan” seperti .com. 

Langkah kedua setelah kamu mengakses marketplace domain, adalah untuk mencari domain yang kamu mau di search bar seperti ini.

Cari Domain via Afternic
Cari Domain via Afternic

Kalau domain yang kamu mau ternyata sudah ada harganya, maka kamu bisa langsung membeli domain itu dengan mengikuti langkah-langkah pembayaran di marketplace. Ada pula fitur untuk membuat penawaran harga. 

Tapi jikalau ternyata domain yang kamu mau belum dijual oleh pemiliknya, ada pula fitur untuk membuat penawaran untuk membeli domain seperti di bawah ini. 

Cari Domain via Afternic
Cari Domain via Afternic

Sedo juga menawarkan jasa broker untuk melakukan proses tawar menawar dengan pemilik domain yang kamu inginkan untukmu agar kamu dapat tetap mendapatkan domain impianmu. Tapi tentu saja kamu harus membayar biaya komisi untuk jasa ini.

“Wah, kayaknya budget saya ga nyampe deh..”

Ada banyak jalan menuju Roma. Dan ada lebih banyak jalan menuju kesuksesan di dunia bisnis online. Kalau ternyata domain .com yang kamu mau sudah diambil dan harga yang ditawarkan pemilik domain terlalu mahal, kamu bisa mengambil alternatif lain seperti menggunakan .id  dan .net yang tidak kalah tenar dengan .com. Di Markas Hosting, kami menyediakan beragam pilihan domain dengan harga yang terjangkau pula. Tunggu apa lagi? Yuk mulai perjalanan suksesmu sekarang!

Domain yang Saya Mau Sudah diambil, Lalu Bagaimana?