Pada tahun 1996, Bill Gates pernah menerbitkan esai yang berjudul “Content is King” di website Microsoft, yang bila diterjemahkan menjadi “konten adalah raja”. Di esai ini, Gates berbicara mengenai prospek luar biasa yang ditawarkan internet. “Internet memperbolehkan informasi untuk didistribusikan ke seluruh dunia dengan biaya marginal yang sangat kecil bagi sang penerbit. Kesempatan-kesempatannya sangatlah menakjubkan, dan banyak perusahaan yang sedang membuat rencana untuk menciptakan konten untuk perusahaan”, tulisnya. Dan benar saja, seperti yang kita ketahui internet berkembang sangat pesat dan banyak perusahaan yang go online bukan hanya untuk memasarkan produk mereka namun juga menyewa penulis-penulis konten atau blogger untuk menulis konten agar konsumen dapat lebih mempercayai dan tertarik kepada brand mereka seperti di bawah ini.

blog Virgin Airlines
blog Virgin Airlines

blog Whole Foods Market
blog Whole Foods Market

Namun selain dari blog perusahaan, ada pula blog atau website pribadi yang banyak digunakan oleh orang-orang untuk menyalurkan kreatifitas mereka, bercerita, meningkatkan presensi mereka di dunia maya, dan masih banyak lagi. 

Tapi belakangan, banyak yang bertanya-tanya apakah masih relevan untuk memiliki website pribadi/blog di zaman medsos. Jawabannya adalah, Ya, masih sangat relevan. Berikut alasan-alasannya mengapa memiliki website pribadi masih relevan dan sebaiknya kamu juga punya.

Self-branding

Memiliki website sendiri memperbolehkan kamu untuk memasang hal-hal yang kamu ingin promosikan tentang dirimu, seperti keahlianmu, karya senimu, dan tulisanmu, dalam bahasamu sendiri. Tentu saja ini juga memudahkan orang-orang untuk menemukan kamu di internet dan juga menjadi kesempatanmu untuk memberikan kesan pertama yang baik kepada mereka yang mungkin mengklik link ke websitemu. Ditambah pula, dengan memiliki platform sendiri, terlepas dari layout default medsos seperti Instagram atau Facebook, kamu bebas bereksperimen dengan berbagai macam design dan template untuk websitemu. 

Contoh website pribadi
Contoh website pribadi

Sebagai bentuk portfolio kreatif

Apabila kamu seorang fotografer, seorang make-up artist (MUA), atau pekerjaan lainnya yang melibatkan banyak gambar dan memerlukan agar karyamu dilihat banyak orang, maka website adalah pilihan yang tepat untukmu. Memiliki website sebagai portfolio kreatifmu akan sangat membantu pekerjaanmu di kemudian hari. Kok bisa? Tentu saja dengan mengunggah foto-foto hasil pekerjaanmu sebelumnya beserta informasi kontakmu secara detil, kamu akan lebih banyak menjangkau pembaca di internet dan orang-orang yang mengunjungi websitemu akan lebih percaya terhadap kemampuanmu sebagai pekerja industri kreatif. Ini akan berbalas hasil di peningkatan jumlah pelanggan yang akan kamu dapatkan beserta naiknya reputasimu.

Sebagai bentuk portfolio kreatif
Sebagai bentuk portfolio kreatif

Website personal lebih dinamis dibanding resume

Sobat Markas, apa sih yang ada di pikiranmu ketika mendengar kata resume? Pasti yang muncul di bayangan adalah dokumen bersifat resmi berisi riwayat singkat seseorang yang digunakan untuk mencari pekerjaan. Dewasa ini, tidak cukup hanya mengandalkan isi resume untuk dapat memperoleh pekerjaan yang bona fide. Karena dalam resume, kamu sangatlah terbatas untuk membuat para recruiter kagum dengan hanya beberapa lembar dokumen yang hanya akan diupdate secara berkala untuk menyesuaikan jenis pekerjaan yang akan kamu coba untuk lamar. Namun lain halnya apabila kamu memiliki website sendiri. Website dapat kamu otak-atik sesuka hati kapanpun dan tidak ada batasan akan konten yang dapat kamu pasang di websitemu.

Meningkatkan kehadiranmu secara online

Mempunyai website sendiri mengajarkanmu untuk tampil online dan memudahkan orang-orang untuk mencari tahu tentangmu. Dan dengan adanya website sendiri, kamu dapat bereksperimen dengan konten dan traffic yang dihasilkan oleh websitemu agar kamu dapat mengerti konten-konten apa saja yang diminati sekaligus belajar sedikit mengenai SEO. Ditambah lagi, recruiter masa kini tidak hanya mengandalkan resume saja, namun mereka pasti akan mencari nama pelamar pekerjaan di Google, tentu saja akan berguna apabila kamu memiliki website yang bisa diakses oleh para recruiter agar kamu dapat lebih di recognize oleh mereka. Singkatnya, di era digital ini website sangatlah berguna untuk membangun reputasimu.

Kesempatan untuk mencari uang

Poin terakhir dari pentingnya memiliki website tentu saja adalah kesempatan untuk menghasilkan uang dari website itu sendiri. Apabila kontenmu diminati banyak orang, pastinya perusahaan-perusahaan ingin beriklan di websitemu, baik melalui on-click ads maupun pop-up ads. Di samping itu, kamu juga berpeluang menjadi beauty blogger atau travel blogger yang dibayar untuk jalan-jalan atau mencoba produk-produk kecantikan dan menulis tentang pengalamanmu. Menarik bukan, dibayar untuk jalan-jalan?

Kesempatan untuk mencari uang
Kesempatan untuk mencari uang

Gimana? Sudah yakin tentang kekuatan website pribadi? Ayo mulai bangun reputasi online mu hari ini dengan website pribadi!

Konten adalah Raja